Senin, 08 November 2010

Ditengah gundah

. Senin, 08 November 2010

Saya bahkan tak pernah membayangkan kalau saya akhirnya ada di titik ini. Titik dimana saya lebih sering berhenti, melihat sekeliling, bingung, membandingkan, dan menyesali banyak hal.

Jauh rasanya bila saya bandingkan dengan dulu. Tak seperti dulu, ketika saya lebih sering berlari, egois pada mimpi saya sendiri, congkak akan kehebatan diri, dan mengabaikan keberadaan orang lain yang mengabaikan hidup saya. Saya tak mengerti apa yang salah, dan dimana letak kesalahan itu. Semakin jauh saya melangkah di dunia ini, semakin saya diliputi keheranan yang amat sangat. Dulu saya begitu menikmati semuanya. Cinta, prestasi, emosi, mimpi, sahabat, keakraban, perhatian, kerja keras, dan kedekatan dengan sang Ilahi. Semuanya tentang hal-hal baik, bahkan dalam nasib buruk sekalipun, saya dulu masih mampu berdiri dan tersenyum.

Hari ini saya merasa seperti orang yang kalah. Terjatuh ditengah gundah yang amat sangat. Cemas atas banyak hal yang nyata2 belum terjadi. Saya melihat harapan saya pupus, perlahan-lahan. Pencapaian, eksistensi, cinta, senyum bahagia, penghargaan, waktu yang terbuang,.., hancur, menghilang, punah, musnah, luluh, tak ada sisa.

Kepala saya penuh. Dengan seribu tanya yang belum temukan satupun jawabannya.

0 komentar: